10 Tips Sukses Untuk Trader Pemula
Posted by
Ardi Novianto Putra on Minggu, 01 April 2018

Di luar teori dan ilmu pengetahuan trading yang telah dipelajari, trader pemula sering melakukan kesalahan yang biasanya disebabkan oleh faktor psikologis atau akibat kurangnya pengalaman trading. Tidak ada cara cepat yang bisa membalikan kesalahan-kesalahan tersebut, apalagi yang instan bisa membalikan keadaan dari sering loss menjadi profit konsisten. Perbaikan yang akan terjadi sepenuhnya bergantung pada si trader itu sendiri, semakin cepat si trader berusaha melakukan perbaikan semakin cepat pula hasilnya.
Berikut 10 tip para trader profesional yang di peroleh dari broker myFBS.co.id yang mungkin bisa membantu Anda para trader pemula:
1. Anda seharusnya tidak ingin kaya dengan cepat.
Trader pemula biasanya menganggap trading sebagai cara yang instan dan sederhana untuk menjadi kaya. Tanpa memperhitungkan resiko mereka masuk pasar dengan ukuran lot yang sebesar mungkin dengan harapan memperoleh keuntungan yang besar dalam waktu yang cepat. Padahal cara seperti ini akan menyebabkan kerugian besar dalam jangka panjang karena Anda tidak akan pernah bisa memprediksi pergerakan harga dengan tepat, sekalipun Anda paham analisa teknikal dan fundamental.
2. Tidak membuat keputusan trading secara acak.
Anda harus mempunyai strategi untuk entry dan close meskipun sederhana, dan tidak masuk pasar berdasarkan perkiraan saja. Open posisi yang acak dan tanpa dasar sama saja seperti bermain judi.
{3. Hati-hati dengan leverage yang kecil.
Leverage memang merupakan daya tarik utama dalam dunia trading forex. Para broker berlomba menawarkan leverage sekecil mungkin. Anda harus berhati-hati dan tidak menggunakan leverage yang kecil sebagai alasan untuk open posisi terlalu banyak. Leverage tinggi memungkinkan Anda entry banyak posisi sekaligus karena margin kecil, tetapi jika grafik pergerakan harga berlawanan dengan analisa Anda maka Anda harus memasukan uang lagi untuk menahan kerugian tersebut.
4. Hendaknya Anda selalu memasang stop loss.
Para Trader berani menahan loss dalam waktu yang lama dengan harapan harga akan berbalik arah. Pada kenyataannya cara semacam ini akan cenderung menghancurkan account Anda karena Anda tidak membatasi resiko. Secanggih apapun strategi trading yang Anda gunakan, Anda harus tetap menentukan stop loss sebagai proteksi dini.
5. Usahakan untuk tidak melibatkan emosi ketika trading.
Emosi dalam trading menyebabkan Anda tidak berpikir logis, yang pada akhirnya akan menghabiskan uang Anda. Anda harus belajar untuk tidak emosional ketika trading dengan cara tidak mencoba memaksakan kehendak kepada pasar.
{6. Konsisten dan disiplin dengan rencana trading.
Ujilah terlebih dahulu rencana Anda dan jangan cepat berganti rencana. Jika sudah menemukan yang tepat, konsisten dengan strategi yang telah Anda pilih dan disiplin dalam menggunakannya.
7. Terapkan money manajemen yang benar.
Money management tidak hanya resiko per trade (stop loss) tetapi juga risk/reward ratio yang akan menentukan keberhasilan trading Anda.
8. Ikuti perkembangan keadaan pasar.
Mengetahui perkembangan pasar secara global akan membantu dalam memilih pasangan mata uang yang akan ditradingkan. Untuk memaksimalkan trading Anda sebaiknya Anda memilih pasangan mata uang yang sedang kuat versus yang sedang lemah. Anda bisa mengikuti perkembangan pasar secara global dengan bergabung bersama komunitas kami disini
9. Selalu memonitor posisi Anda.
Sekalipun Anda menggunakan pending order beserta level stop dan exit, sebaiknya Anda tetap memonitor posisi trading yang Anda harapkan. Sebagai trader sebaiknya Anda sering memonitor harga pasar.
10. Buat rencana trading dengan jelas.
Hindari membuat rencana dengan menargetkan profit minimal yang ingin Anda dapat,tapi rencanakan bagaimana Anda akan menghadapi pasar. Rencana trading yang kurang baik membuat Anda selalu ragu dalam mengambil keputusan. Strategi trading Anda minimal harus mencakup:
- Frekuensi trading dalam seminggu, 2 minggu atau sebulan ( bisa juga per hari).
- Waktu yang tepat untuk trading (terutama bila Anda trader part timer).
- Strategi yang digunakan untuk keadaan pasar tertentu. Contoh: untuk market yang sedang trending akan digunakan strategi A sedang untuk kondisi sideways menggunakan strategi B, atau keduanya menggunakan strategi yang sama dengan parameter yang berbeda.
- Sinyal untuk buy dan sell yang jelas.
- Cara menentukan stop loss dan take profit (limit).
- Kriteria besarnya risk/reward ratio setiap trade.
Singkat kata, untuk mencapai sukses dalam trading, hendaknya Anda focus pada proses trading, bukan pada besarnya profit yang akan Anda peroleh.
Belum Punya Akun Trading?? Daftar Disini myFBS.co.id

Tidak ada komentar:
Posting Komentar