Selasa, 10 April 2018

10 Tips Sukses Trader Pemula

Posted by on Selasa, 10 April 2018
Hasil gambar untuk trader sukses

Di luar teori dan ilmu pengetahuan trading yang telah diketahui, trader pemula sering melakukan kesalahan yang disebabkan oleh faktor psikologis atau akibat minimnya pengalaman trading. Tidak ada cara cepat yang bisa memperbaiki kesalahan-kesalahan itu, apalagi yang instan bisa membalikan keadaan dari yang biasanya sering loss menjadi selalu profit. Perbaikan yang akan terjadi sepenuhnya tergantung pada si trader itu sendiri, semakin cepat trader melakukan perbaikan semakin cepat pula hasilnya.

Berikut 10 tip para trader profesional yang di peroleh dari broker myFBS.co.id yang bisa membantu Anda:

1. Tidak ada caranya kaya secara instan.

Trader pemula biasanya menganggap trading forex sebagai cara yang mudah dan sederhana untuk menjadi kaya. Tanpa melihat resiko mereka masuk pasar dengan volume lot yang sebesar mungkin dengan harapan memperoleh keuntungan yang besar dalam waktu yang singkat. Padahal cara ini akan menyebabkan kerugian besar dalam jangka panjang karena Anda tidak akan bisa memprediksi pergerakan harga dengan tepat, meskipun Anda paham analisa teknikal dan fundamental. 

2. Trading is not Gambling.

Anda seharusnya punya strategi untuk open posisi dan close meskipun sederhana, dan tidak masuk pasar berdasarkan perkiraan saja. Masuk ke market yang acak dan tanpa dasar tidak ubahnya seperti bermain judi. 

{3. Hati-hati dengan leverage yang kecil.

Leverage merupakan daya tarik utama dalam dunia trading forex. Para broker berlomba menawarkan leverage setinggi mungkin. Anda harus berhati-hati dan tidak menggunakan leverage yang kecil sebagai alasan untuk entry terlalu banyak. Leverage tinggi dapat membuat Anda entry banyak posisi sekaligus karena margin minimum yang kecil, tetapi jika grafik pergerakan harga berlawanan dengan analisa Anda maka Anda akan kehilangan banyak uang untuk menahan kerugian tersebut.

4. Selalu pasang stop loss.

Para Trader berani menahan posisi yang loss hingga waktu yang lama dengan harapan harga akan berbalik arah. Kenyataanya cara trading semacam ini cenderun menghancurkan account Anda karena Anda tidak membatasi resiko. Secanggih apapun strategi trading yang Anda gunakan, Anda harus tetap memasang stop loss sebagai batasan resiko.

5. Jangan libatkan emosi ketika trading.

Keterlibatan emosi dalam trading menyebabkan Anda tidak berpikir logis, pada akhirnya akan menghabiskan uang Anda. Anda harus belajar untuk tidak emosional ketika trading dengan cara tidak mencoba memaksakan kehendak kepada pasar.

{6. Konsisten dan disiplin dengan rencana trading.

Kaji terlebih dahulu strategi Anda dan jangan cepat berganti strategi. Jika sudah menemukan yang tepat, konsisten dengan rencana yang telah Anda pilih dan disiplin dalam menerapkannya

7. Anda harus menerapkan money management.

Money management bukan hanya resiko per trade (stop loss) tetapi juga risk/reward ratio yang akan menentukan keberhasilan Anda.

8. Ikuti perkembangan keadaan pasar.

Mengetahui perkembangan pasar secara global akan membantu dalam memilih pasangan mata uang yang akan ditradingkan. Untuk memaksimalkan trading Anda sebaiknya Anda memilih pasangan mata uang yang sedang kuat versus yang sedang lemah. Anda bisa mengikuti perkembangan pasar secara global dengan bergabung bersama komunitas kami disini 

9. Usahakan untuk selalu memonitor posisi Anda.

Walaupun Anda menggunakan pending order beserta level stop dan exit, sebaiknya Anda tetap memonitor trading Anda. Sebagai trader sebaiknya Anda sering memonitor harga pasar.

10. Buat strategi trading dengan jelas.

Hindari membuat strategi dengan menargetkan profit bersih minimal yang ingin Anda peroleh,tetapi rencanakan bagaimana Anda akan menghadapi pasar. Strategi trading yang kurang baik membuat Anda selalu ragu dalam mengambil keputusan. Rencana trading Anda minimal harus mencakup:

  • Frekuensi trading dalam seminggu, 2 minggu atau 1 bulan ( bisa juga per hari).

  • Waktu yang tepat (terutama bila Anda trader part timer).

  • Strategi yang di pakai untuk keadaan pasar tertentu. Contoh: untuk market yang sedang trending akan digunakan strategi A sedang untuk kondisi sideways menggunakan strategi B, atau menggunakan strategi yang sama dengan ukuran yang berbeda.

  • Sinyal untuk buy dan sell yang jelas.

  • Cara menentukan stop loss dan take profit (limit).

  • Kriteria besarnya risk/reward ratio setiap trade.


Singkat kata, untuk mencapai sukses dalam jangka panjang, hendaknya focus pada proses trading, bukan pada besarnya profit yang akan Anda peroleh.

Belum Punya Akun Trading?? Daftar Disini myFBS.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar